Kdrama review : Doctors episode 5 ( Bahasa Indonesia)

Sebelumnya di episode 4, P.Hong mendatangi Hye Jung saat HJ sedang berlatih boxing.

Setelah bergulat akhirnya PH (P.Hong) dan HJ berada dalam posisi seperti ini yang membuat PH segera menyingkir dari HJ.

Screenshot (166)

akhir dari episode 4


Episode 5

Setelah adegan gulat di ring, Scene selanjutnya dibuka dengan SW( Seo Woo) yang sedang memeriksa ibu pemilik restoran yang waktu itu ribut dengan SW saat SW dan YD ( Yoon Do) makan.

YD yang lalu juga ikut memeriksa ibu tersebut bertanya pada SW apa urusannya dengan ibu tersebut dan SW menjawab “Aku merasa bertanggung jawab atasnya”

Setelah YD memberikan instruksi untuk dokter bawahannya, Kang Kyung-Joon (Kim Gan Hyung) , dan keluar dari ruangan, SW mengejar YD dan secara frontal berkata “aku menyukaimu”  pada YD.

Screenshot (172)

YD dengan mudah menolak SW dengan alasan SW bukan tipe yang ia sukai.  Perbincangan tersebut tiba-tiba berujung pada YD yang bertanya pada SW siapakah HJ di hidup SW.

Aku bisa mengeluarkannya (HJ) dari RS ini. karena HJ menurutku tidak sopan , kurang terampil dan ia suka skali membantah.” -YD pada SW.

YD lalu berencana untuk menjebak HJ untuk mengoperasi sebuah kasus yang mustahil untuk dilakukan sendirian, sehingga HJ dapat dituntut bila ada yang salah terjadi pada pasien.

 

Di lain tempat, PH mengantar pulang HJ dan bertemu dengan Soon Hee yang sudah berubah penampilan, walaupun karakternya masih sama seperti dulu ceria dan lucu. Soon He sekarang mempunyai sebuah kafe. Oh ya, selama perjalanan pulang, PH meminta HJ untuk menjadi anak didiknya di RS untuk ditraining. ( lebih lanjut lihat episode 4)

Screenshot (175)

Ternyata selama 13 tahun ini HJ dan Soon Hee tetap bersahabat.

 

Pada rapat para kepala dokter di RS kookil, Myung Hoon ( ayah SW yang sekarang adalah direktur RS Kookil), menegur kepala bagian neurosurgery yang pendapatannya tidak banyak. Hal ini membuat Tae Hoo selayak kepala Neurosurgery tertekan.

Screenshot (184)

Setelah bermain golf dengan Doo Sik ( Ayah angkat PH sekaligus pemilik utama RS Kookil,) Sung Jong (ayah Myung Hoon)  bertemu dengan Myung Hoon untuk memberikan sebuah amplop coklat yang isinya pasti tentang sesuatu yang dapat menjatuhkan Doo Sik.

Screenshot (192)

Scene berikutnya,

Masuklah seorang pria misterius dengan gelagat aneh dan mendatangi lantai tempat boss mafia dirawat. Namun begitu mendekati kamar boss, ia segera bersembunyi karena melihat para bodyguard boss di sekitar kamarnya.

HJ, tidak menghiraukan pria misterius tersebut dan datang ke kamar VIP dimana boss berada.

Apakah kau benar2 membutuhkan bodyguard sebanyak itu diluar kamarmu? bukankah mereka membutuhkan istirahat?” HJ pada boss.

Screenshot (198)

 

Scene berikutnya, seorang anak lelaki yang tiba-tiba pingsan sepulang sekolah dilarikan ke RS Kookil dan ditangani oleh dokter YD. Setelah menganalisis masalah anak tersebut, YD menyimpulkan operasi ini akan menjadi kasus yang sulit dan ia ingin HJ yang membantunya, padahal selama ini SW lah asisten YD.

YD lalu menjebak HJ dengan mempertaruhkan karir HJ di RS Kookil, dan HJ akhirnya bersedia mengoperasi anak tersebut sendirian.

P.H yang diberitahu oleh SW segera datang dan membela HJ. Namun HJ tetap bersikeras dan akhirnya PH memutuskan untuk tetap menemani HJ di ruang operasi.
Screenshot (223)

Walaupun melewati waktu kritis (PH hanya menenangkan HJ dan tetap menyuruh HJ mengoperasi pasien tersebut bukan PH) , HJ akhirnya dapat menyelesaikan operasinya dengan baik dan pasien selamat.

Karena keberhasilan HJ, YD meminta maaf pada HJ dan malah ia kagum dengan HJ. (Lama-lama pasti suka dengan HJ) . Sampai paman YD menggoda YD apakah YD suka pada HJ atau tidak.

 

PH sedang duduk di taman saat HJ datang membawa minuman sebagai tanda terimakasih atas bantuan dukungan PH tadi saat operasi. Di scene ini, PH sempat menyatakan perasaannya pada HJ namun HJ kaget dan menumpahkan minuman yang dibawanya.

Screenshot (247)

PH bertanya, mengapa semua percakapan serius yang baru akan diperbincangkan dengan HJ selalu menjadi kejadian lucu.

Aku ingin kau menjawab ya pada pertanyaan apapun itu yang kuberikan padamu nanti“- PH pada HJ.

 

 

Di tempat lain, Myung Hoon terlihat sedang bertemu dengan president Kookil, Jin Sung Joon dan merencanakan untuk mendakwa direktur Doo Sik dengan tuduhan Doo Sik hendak menggunakan RS Kooklik sebagai RS profit, dan dengan sendirinya Doo Sik akan mengundurkan diri dari RS tsb.

Screenshot (250)

Setelah itu, PH dan SW bertemu di taman untuk meluruskan kesalah pahaman SW 13 thn yang lalu. Dan malah menjadi ajang saling curhat,

Aku menyukai HJ” kata PH

Aku menyukai YD” aku SW

Setelah itu, datanglah paman YD tadi yang ternyata adalah sahabat kecil PH, dan In Joo. Terlihat PH dan paman YD begitu akrab 1 dan yang lain.

 

malam itu, HJ sedang me-review jalan operasi yang dilakukannya tadi dan ia jadi teringat pada neneknya yang meninggal pada meja operasi, HJ pun menangis dan menelpon PH.

HJ lalu meminta PH untuk melihat data medikal seseorang (neneknya), namun sebelum PH  mnegerti siapa yang ingin HJ ketahui catatan medisnya, HJ berlari pergi karena ia melihat pria misterius yang pernah terlihat di dekat kamar boss.

Saat HJ masuk ke kamar boss, ranjang boss kosong. HJ panik mencari boss yang ternyata..

collage 1

Boss hanya pergi ke toilet. HJ lalu bertanya mengapa pengawal boss sudah tidak mengawal didepan kamar?

Boss lalu menjawab ia ingin mencoba mendengarkan nasihat seorang wanita (HJ)

 

Setelah memastikan boss tidak apa-apa, HJ lalu turun memakai lift dan bertemu dengan Kang Soo yang mengeluh lelah sampai Kang Soo tidak sempat makan padahal dia harus mengganti baju rumah sakit boss.

HJ lalu menawarkan diri untuk membantu Kang Soo sehingga Hj yang akan kembali ke kamar boss untuk mengganti bajunya.

 

Soon Hee sedang melayani pelanggan di kafe nya saat seorang pria pengantar gas.. Soo Chul datang membawa gas tersebut. Soon Hee segera menelpon HJ berkali-kali tapi tidak diangkat, sebagai gantinya, Soon Hee menelpon PH untuk menanyakan keberadaan HJ. PH yang teringat akan kalimat HJ terakhir yaitu ia melihat seorang pria misterius di RS, Segera berlari kembali ke RS.

collage 2

Soon Hee bertanya pada Soo Chul apakah dia pernah bertemu dengan Soon Hee atau tidak, namun karena Soon Hee ganti penampilan , Soo Chul tidak mengenali Soon Hee.

 

Kembali ke RS, HJ masuk kedalam kamar boss kaget mendapati boss sedang terikat di ranjang dan mulutnya diberi selotip.

Screenshot (297)

Boss berusaha untuk memperingatkan HJ agar tidak mendekat, namun terlambat karena HJ disergap dari belakang oleh pria misterius tadi.

Di lantai RS bawah, YD bertemu dengan Kang Soo dan bertanya mengapa dia ada di bawah padahal seharusnya Kang Soo mengurus boss, dan apakah Kang Soo melihat HJ. Kang Soo lalu menjawab HJ menawarkan bantuan dan sedang di lantai VIP dimana boss berada.

YD lalu menyuruh Kang Soo makan saja, dan beranjak ke lift menuju lantai VIP.

 

DI kamar boss, HJ disuruh diam duduk atau pria tsb akan menyakiti boss. HJ mencoba untuk membujuk pria tsb dengan memberitahu konsekuensi penjara akan pembunuhan.

Saat pria tsb mulai menyesali perbuatannya, HJ meminta pria tsb untuk memberikan pisaunya pd HJ. Namun tiba-tiba YD datang dan pria panik dan mulai menghunuskan pisaunya.

Screenshot (303)

HJ memakai kesempatan itu untuk menghajar pria tsb dan mereka pun bergulat, sedangkan YD malah hanya berdiri mematung di ambang pintu

PH yang berlari sekuat tenaga akhirnya sampai di kamar boss mendapati HJ yang tertiban pria tsb dan ada darah mengalir di lantai..

collage 3


Akhir dari episode 5 🙂

 

 

 

 

 

 

Kdrama Recap : Doctors episode 3 (Bahasa Indonesia)

Di episode sebelumnya… Karena blog yang ditulis jin seo woo (Lee Sung-Kyung), prof Hong Ji-Hong (Kim Rae Won) terancam dipecat dan Yoo Hye Jung ( Park Shin-Hye) jadi korban bully teman-teman lainnya.

jin seo woo menulis blog berisi berita tidak formal

jin seo woo menulis blog berisi berita tidak benar bahwa Prof Hong dan Hye Jung menjalin hubungan lebih dari  hubungan Guru dan Murid

 

Hyejung yang ingin menolong Prof Hong agar tidak dikeluarkan, (dengan bantuan Soon He), akhirnya meminta bertemu dengan Seo Woo untuk negosiasi.

Namun karena amarah, Seo Woo memprovokasi Hye Jung mengakibatkan pertengkaran. Bangunan yang sudah tua itu pun terbakar.

 

 


Episode 3 dimulai dengan Prof Hong bertemu di sebuah cafe dengan Yoon Ji-Young , ibu dari Seo Woo. Mama Seo Woo berkata , “wah ternyata bisa juga ya seorang guru terjerat skandal dengan muridnya sendiri” Setelah itu Prof berkata ini semua karena kesalahpahaman Seo Woo,dan ia berharap jangan ada yang terluka karena skandal ini (Baca : Hye Jung).

Mendengar jawaban itu mama Seo Woo terlihat kesal karena P.Hong seperti membela Hye Jung. Screenshot (14)

Scene berikutnya, P.Hong menyerahkan surat pengunduran diri, dan kepala sekolah berkata “Sayang sekali, padahal seorang mantan dokter menjadi seorang guru adalah sesuatu yang bagus, kenapa harus membuang hal tersebut?”

 

Bagaimana dengan Hye Jung, Soon He dan Seo Woo yang terjebak dalam kebakaran? (nanti akan diceritakan apa yang sebenarnya terjadi.)

Pemadam kebakaran dan polisi datang menyelamatkan 3 gadis tersebut. Hye Jung dan Soon Hee pun di interogasi sedangkan Seo Woo dilarikan ke rumah sakit Kook-il ( RS ini mempunyai 2 hak milik, 1 adalah papa angkat P.Hong, dan satunya adalah kakek dari Seo Woo.)

Selama interogasi oleh polisi, tentu saja polisi tidak percaya perkataan Soon He yang berkata api itu adalah kecelakaan. Polisi beranggapan pasti adalah ulah salah satu dari mereka. Dan karena masa lalu Hye Jung yang memang seorang pembuat onar, Hye Jung lebih dicurigai.

Screenshot (19)

Ditambah dengan nenek Hye Jung tidak bisa ditelpon kantor polisi (neneknya tertidur saat telepon berdering), Hye Jung akhirnya tetap ditahan di sel, sedangkan Soon Hee dapat pulang karena ada ayahnya menjemput.

Soon He yang khawatir pada nasib Hye Jung pun menelpon P.Hong dan memberi tahunya bahwa Hye Jung sedang ditahan dan Seo Woo terluka di rumah sakit. P.Hong pun segera datang ke rumah sakit untuk melihat keadaan Seo Woo. Ia bertanya pada Seo Woo, apa yang terjadi. Seo Woo berkata : “Hye Jung berusaha membunuhku.”

Screenshot (20)

Di scene ini, Seo Woo terang-terangan bertanya : “Knapa harus Hye Jung dan bukan aku yang P.Hong sukai?”

Setelah menjenguk Seo Woo, P.Hong datang ke kantor polisi untuk menemui Hye Jung. P.Hong yang melihat tangan Hye Jung terluka langsung ingin mengobatinya.

Melihat kebaikan hati P.Hong, membuat Hye Jung menyadari bahwa P.Hong memang sudah baik padanya dari dulu. Flashback sedkit ke saat dimana ia ingin meminjam sebuah buku dari P.Hong.

 

Flashback slesai, kembali ke masa kini dimana P.Hong mengobati tangan Hye Jung dengan.. Vaseline Petroleum Jelly (hahaha endorsement), dan Hye Jung tersentuh karenanya, Hye Jung lalu berkata ” jangan datang lagi. aku berharap kita tidak bertemu lagi” Ini pasti dikatakannya karena Hye Jung tidak ingin jadi beban bagi P.Hong.

 

Keluar dari kantor polisi, P Hong meminta tolong pada temannya ( yang jelas-jelas suka pada P.Hong,) Jo In-Joo (You Da-In)  untuk meminta tolong pada paman In-Joo yang adalah seorang pengacara untuk membantu Hye Jung. In Joo bersedia, dan berkata “aku urus Hye Jung, kau menjauh saja dari Hye Jung. ”

Screenshot (30)

Kembali ke Hye Jung yang sedang dikunjungi neneknya. Neneknya berkata ia tidak akan bisa mengunjungi Hye Jung seminggu kedepan, karena ia akan menjalani operasi kanker perut.

“Aku saja yang sudah setua ini dan sakit kanker masih berjuang hidup, kau pun harus melakukan yang sama.” 

 

Di tempat kos-kosan nenek Hye Jung, (dari episode 1 sudah diceritakan bahwa P.Hong menyewa kamar di rumah nenek Hyejung, makanya P.Hong dan Hye Jung jadi dekat) , P.Hong mengikuti saran In Joo untuk menjauh dari Hye Jung :pindah rumah.

 

Kantor polisi kedatangan seorang gadis yang siap menyelamatkan Hye Jung… : Son Hee!

Son Hee mengaku pada polisi bahwa ialah yang membuat kebaran di gedung tersebut, sehingga Hye Jung dibebaskan, sedangkan Son Hee ditahan.

 

Akhirnya,, Hye jung dibebaskan. Hye jung lalu segera menyuruh Son Hee untuk menyangkal pengakuannya. Hye Jung bersikeras bahwa kebakaran yang terjadi itu adalah kecelakaan.

Jadi sebenarnya ini yang terjadi..

Saat Seo Woo terjatuh, tak sengaja ia menjatuhkan jerigen berisi minyak/ oli yang menyalakan api.

Son Hee segera berteriak panik dan mengajak Hye Jung kabur, namun melihat Seo Woo yang pingsan, akhirnya Hye Jung menggendong Seo Woo dipunggungnya,

 

Ternyata itu semua adalah kecelakaan, dan Seo Woo juga saat berada di punggung Hye Jung sempat sadar akan apa yang terjadi.

Masalahnya, Seo Woo mengaku pada polisi bahwa ia tidak tau apa yang terjadi sehingga hanya pengakuan Son Hee yang menjadi bukti.

Hye Jung lalu pergi menemui Seo Woo di rumah sakit untuk meminta Seo Woo mengatakan yang sejujurnya pada polisi sehingga Son Hee dapat dibebaskan

 

Bagaimana nasib Son Hee? Tenang guys, dia dibebasin sama papanya..

Screenshot (75)

Papanya berkata : “aku membebaskanmu bukan karena aku bangga (sayang) padamu “

Setelah pindah rumah, P.Hong yang sudah mengundurkan diri dari menjadi guru, berpamitan dengan murid-muridnya… Sedangkan kursi Hye Jung kosong karena ia sudah dikeluarkan dari sekolah.

Hye Jung sedang menemani neneknya yang sedang persiapan untuk dioperasi.

 

Hye Jung menunggu di luar ruang operasi dengan khawatir.

Akhirnya dokter ( ayah Seo Woo) yang mengoperasi nenek Hyejung  keluar, dan memberi kabar bahwa..

 

Nenek Hye Jung tidak bisa diselamatkan.

Diatas kematian nenek Hye Jung, terlihat keluarga Seo Woo sedang makan keluarga yang bahagia karena ayah Seo Woo akan diangkat menjadi pemilih (CEO) dari rumah sakit tersebut karena ayah P.Hong akan pensiun.

 

Sedang Seo woo bersenang-senang, Hye Jung benar-benar sedih akan kepergian neneknya, namun ternyata nenek Hye Jung sudah menyiapkan tabungan untuk Hye Jung melanjutan pendidikannya.

Screenshot (94)

Orang tua Hyejung lalu menggelar pemakaman untuk nenek Hye Jung. Dan konflik keluarga Hye Jung semakin jelas terlihat : ayah dan ibu Hye Jung tidak sedih atas kepergian nenek Hyejung , namun malah senang karena mendapat uang dari pihak rumah sakit (tidak diberitahu uang apa namun sepertinya seperti kompensasi agar tidak menuntut dokter yang mengoperasinya).

 

Hye Jung akhirnya pergi ke RS kookil untuk berbicara pada dokter (ayah Seo Woo) , namun tidak berakhir dengan baik karena ayah Seo woo bertanya apakah Hye Jung bisa membuktikkan bahwa ada prosedur yang salah di ruang operasi neneknya. Bila ada, maka Hye Jung boleh menuntut RS Kookil.

P.Hong akhirnya tahu akan kematian nenek Hye Jung, dan berusaha menelepon Hye Jung. Hye Jung, yang sudah diperingati oleh In Joo untuk menjauh dari P.Hong, memilih untuk mendengarkan In joo.

Hye Jung berkata pada P.Hong untuk jangan pernah menemuinya lagi.

P.Hong : “apakah kau benar-benar ingin aku pergi?

Hye Jung : “Ya” (menahan tangisan 😥   )

 

P.Hong membiarkan Hye Jung pergi, namun merubah pikirannya dan mengejar Hye Jung

 

Namun sesampai di dekat Hye Jung, Hye Jung sudah di jemput oleh temannya, Kim Soo-Chul           ( Ji Soo, dia sudah muncul dari episode 1)


13 Tahun kemudian….

Hye Jung sudah menjadi dokter di sebuah RS.. RS Kookil. pada suatu hari, datanglah seorang boss geng/mafia.

Di lain tempat, seorang gadis didepan kaca toilet sedang berbicara pada dirinya sendiri sambil memakai lipstick. dia adalah.. Seo Woo! seo woo terlihat sedang berusaha untuk menyatakan perasaannya pada seorang seniornya.

Namun sayang, kelihatannya si senior tidak tertarik pada Seo Woo.

dan bukannya menyatakan perasaannya, malah ia bertengkar dengan ahjumma (ibu-ibu) pemilik warung tempat Seo Woo dan seniornya, Jung Yoon-Do (Yoon Gyun-Sang).

Yang mengakibatkan Ahjumma tersebut yang ternyata sakit pingsan ditempat. Yoon Do yang adalah seorang dokter di RS Kookil segera memeriksa ahjumma tersebut dan menyuruh Seo Woo menelpon 119. Ahjumma tersebut segera dibawa ke RS Kookil.

 

Scene terakhir, ada Hye Jung yang sedang mengoperasi boss geng mafia tadi.

Selesai episode 3! selamat menonton drama doctors!